22 May, 2014

Jadilah Kitab Walau Tanpa Judul

Kun kitaaban mufiidan bila 'unwaanan, wa laa takun 'unwaanan bila kitaaban. Jadilah kitab yang bermanfaat walaupun tanpa judul. Namun, jangan menjadi judul tanpa kitab.

Pepatah dalam bahasa Arab itu menyiratkan makna yang dalam, terutama menyangkut kondisi bangsa saat ini yang sarat konflik perebutan kekuasaan dan pengabaian amanah oleh pemimpin-pemimpin yang tidak menebar manfaat dengan jabatan dan otoritas yang dimilikinya. Bangsa ini telah kehilangan ruuhul jundiyah, yakni jiwa ksatria. Jundiyah adalah karakter keprajuritan yang di dalamnya terkandung jiwa ksatria sebagaimana diwariskan pejuang dan ulama bangsa ini saat perjuangan kemerdekaan.

Semangat perjuangan (hamasah jundiyah) adalah semangat untuk berperan dan bukan semangat untuk mengejar jabatan, posisi, dan gelar-gelar duniawi lainnya (hamasah manshabiyah). Saat ini, jiwa ksatria itu makin menghilang. Sebaliknya, muncul jiwa-jiwa kerdil dan pengecut yang menginginkan otoritas, kekuasaan, dan jabatan, tetapi tidak mau bertanggung jawab, apalagi berkurban. Yang terjadi adalah perebutan jabatan, baik di partai politik, ormas, maupun pemerintahan. Orang berlomba-lomba mengikuti persaingan untuk mendapatkan jabatan, bahkan dengan menghalalkan segala cara. Akibatnya, di negeri ini banyak orang memiliki "judul", baik judul akademis, judul keagamaan, judul kemiliteran, maupun judul birokratis, yang tanpa makna. Ada judulnya, tetapi tanpa substansi, tanpa isi, dan tanpa roh.

Padahal, ada kisah-kisah indah dan heroik berbagai bangsa di dunia. Misalnya, dalam Sirah Shahabah, disebutkan bahwa Said bin Zaid pernah menolak amanah menjadi gubernur di Himsh (Syria). Hal ini membuat Umar bin Khattab RA mencengkeram leher gamisnya seraya menghardiknya, "Celaka kau, Said! Kau berikan beban yang berat di pundakku dan kau menolak membantuku." Baru kemudian, dengan berat hati, Said bin Zaid mau menjadi gubernur.

Ada lagi kisah lain, yaitu Umar bin Khattab memberhentikan Khalid bin Walid pada saat memimpin perang. Hal ini dilakukan untuk menghentikan pengultusan kepada sosok panglima yang selalu berhasil memenangkan pertempuran ini. Khalid menerimanya dengan ikhlas. Dengan singkat, ia berujar, "Aku berperang karena Allah dan bukan karena Umar atau jabatanku sebagai panglima." Ia pun tetap berperang sebagai seorang prajurit biasa. Khalid dicopot "judul"-nya sebagai panglima perang. Namun, ia tetap membuat "kitab" dan membantu menorehkan kemenangan.

Ibrah yang bisa dipetik dari kisah-kisah tersebut adalah janganlah menjadi judul tanpa kitab; memiliki pangkat, tetapi tidak menuai manfaat. Maka, ruuhul jundiyah atau jiwa ksatria yang penuh pengorbanan harus dihadirkan kembali di tengah bangsa ini sehingga tidak timbul hubbul manaashib, yaitu cinta kepada kepangkatan, jabatan-jabatan, bahkan munafasah 'alal manashib, berlomba-lomba untuk meraih jabatan-jabatan. Semoga.

Oleh KH. Hilmi Aminuddin
*sumber: Republika & PKSpiyungan
Read more »

Habib Kwitang: Jokowi Tidak Amanah, Mari Pilih Prabowo

RMOL. Bagi Majelis Taklim Kwitang, Pilpres 2014 merupakan momentum penting mengatasi krisis kepemimpinan. Oleh karenanya diharapkan, Pilpres 2014 bisa melahirkan pemimpin yang bisa menjadikan negara ini menjadi baik dan bermartabat.

Dalam rangka itu, Habib Ali bin 'Abdur Rahman al-Habsyi atau biasa akrab disebut Habib Kwitang mengeluarkan maklumat bagi jamaahnya untuk tidak salah memilih dalam Pilpres mendatang. Dalam maklumatnya, Habib Kwitang menyerukan untuk memilih calon presiden yang beritikad baik memajukan bangsa dan negara.

"Saya mengajak kepada seluruh pencinta dan jamaah Majelis Taklim Kwitang dan majelis atau pengajian yang mengikuti ini majelis, bersama-sama mendukung dan memilih Prabowo Subianto menjadi presiden Indonesia. Beliau adalah orang yang betul dan benar bersungguh-sungguh ingin membuat negara ini menjadi baik dan bermartabat seperti dulu," kata Habib Kwitang dalam maklumatnya.

Maklumat disampaikan langsung oleh Habib Kwitang di atas mimbar di hadapan ribuan jamaah pada Minggu 18 April 2014. Takbir dan shalawat menggema saat maklumat disampaikan.

Habib Kwitang mengatakan maklumat disampaikan karena melihat keadaan yang krisis dalam kepemimpinan dan dikhawatirkan umat salah dalam menentukan presiden.

Dikatakan dia, sejak zaman enjid (kakek) dan juga zaman diirinya punya walid (bapak), Majelis Taklim Kwitang selau netral di dalam menentukan sikap terhadap pemilu di dalam mengajak jamaahnya. Namun melihat keadaan yang krisis dalam kepemimpinan dan dikhawatirkan umat salah dalam menentukan presiden, maka dirinya menyampaikan ajakan untuk memilih Prabowo.

Habib Kwitang menegaskan Prabowo sosok yang memiliki itikad baik dibanding pesaingnya, Joko Widodo alias Jokowi. Menurut dia, Jokowi sosok yang tidak amanah karena memaksakan diri mencalonkan presiden.

"Tidak bisa dibiarkan orang yang tidak amanah memimpin negara," serunya.[dem]


Sumber : RakyatMerdeka Online http://politik.rmol.co/read/2014/05/21/156165/Habib-Kwitang:-Jokowi-Tidak-Amanah,-Mari-Pilih-Prabowo-
Read more »

20 May, 2014

Enam Syarat Bermaksiat

dakwatuna.com – Setiap orang pasti pernah melakukan kemaksiatan, siapapun itu. Kemaksiatan tidak pernah mengenal apakah dia kaum ningrat ataukah kaum kelas bawah. Tidak pernah memilih, apakah ia seorang kyai ataukah santri. Tidak pernah memihak, apakah ia seorang politikus ataukah seorang agamawan. Semuanya pernah terjerat dengan tali maksiat dan juga terjerembab dalam kubangan anyir dosa. Tidak bisa dipungkiri, bahwa setiap manusia itu berpotensi untuk melakukan kemaksiatan. Entah itu kemaksiatan yang levelnya kacangan sampai yang levelnya elit. Kemaksiatan juga bisa dilakukan manusia kepada Khalik maupun makhluk.

Diri dan anatomi tubuh manusia mempunyai potensi besar untuk berbuat maksiat. Hati seringkali terkubur dalam lumpur dendam, dengki, iri hati, sombong dan kikir. Mata seringkali bergerilya ke tempat yang haram. Tekstur lidah yang semakin lentur ketika menggunjing saudaranya, berdusta, menuduh, mengadu domba, mencela, berkata-kata kotor dan lain-lain. Telinga lebih aktif untuk mendengarkan ringtone gosip serta hal-hal yang tidak baik lainnya. Tangan yang suka menjamah wanita yang tidak halal baginya, mengambil barang yang bukan haknya, memukul tanpa ada hak, membunuh, bermain judi dan menyiksa binatang. Kaki terkadang diayunkan menuju tempat-tempat maksiat, menendang temannya, berjalan di depan orang yang sedang shalat dan lain sebagainya.

Sebenarnya, hati ibarat kapas yang putih bersih. Sedangkan kemaksiatan ibarat tinta hitam. Setiap orang berbuat maksiat, maka hatinya ternoda oleh tinta hitam tersebut. Sehingga ketika ia terus-terusan berbuat maksiat, maka noktah hitam itu pun semakin memadati hatinya dan kemudian menjadikan hati tersebut hitam legam tertelungkup noda maksiat. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits, Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah noktah hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan noktah hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “al-Raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.” (H.r. at-Tirmidzi no. 3334, Syaikh al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.)

Al-Hasan al-Bashri berkata, “Yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah dosa di atas tumpukan dosa sehingga bisa membuat hati itu gelap dan lama kelamaan pun mati.” (Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, Ibnu Katsir, Muassasah Al-Qurthubah, 14/268).

Kaitannya dengan hal ini, di dalam al-Tadzkirah fi Ahwal al-Mauta wa Umur al-Akhirah tulisan Imam Al-Qurthubi, Ibrahim bin Adham salah seorang ulama sufi memberikan nasihat yang sungguh luar biasa bagi orang yang seringkali melakukan kemaksiatan. Jika seseorang bisa melaksanakan enam syarat ini, maka silahkan bermaksiat sesuka hatimu.

Pertama,jika hendak melakukan maksiat maka jangan kamu makan rezeki Allah.
Bagaimanakah manusia bisa hidup jika tidak diperkenankan untuk menikmati rezeki Allah? Padahal semua kenikmatan yang terhampar di alam semesta adalah berkah dan karunia dari Allah. Rezeki Allah terhampar di manapun kita berada. Entah itu di gunung, perut bumi, dasar lautan, mengucur dari langit, semuanya adalah rezeki dari Allah dan bahkan udara yang kita hirup tiap harinya adalah rezeki dari Allah.

Kedua, jika hendak melakukan maksiat jangan kamu tinggal di bumi Allah.
Di bumi mana lagi kita akan tinggal? Gunung, angkasa, planet-planet dan bahkan galaksi-galaksi lain-pun, semuanya kepunyaan Allah. Lantas di manakah kita hendak tinggal? Fikirkanlah!

Ketiga,jika hendak melakukan maksiat maka berbuatlah di tempat yang tidak terlihat oleh Allah.
Bagaimana bisa? Pengetahuan Allah adalah pengetahuan yang tidak terbatas. Tidak seperti pengetahuan makhluk-makhluk-Nya. Bahkan, Allah mengetahui segala yang gaib, segala yang tertanam di hati dan juga segala pandangan-pandangan yang khianat. Allah tidak pernah luput dari semua kejadian yang terhampar di alam mayapada ini. Lantas, di manakah kita hendak mencari tempat untuk bermaksiat?

Keempat,jika malaikat maut datang hendak mencabut nyawamu, maka katakan kepadanya, “Tunggulah dulu, saya mau bertaubat.”
Bisakah kamu menolak malaikat maut yang hendak mencabut nyawamu? Jika kamu berfikir bisa untuk menolaknya, maka silahkan bermaksiat sesuka hatimu. Setiap perbuatan akan melahirkan konsekuensi dan setiap konsekuensi akan melahirkan salah satu di antara dua hal berikut yaitu kebahagiaan ataukah penderitaan. Itu adalah pilihan, silahkan memilih!

Kelima, apabila datang kepadamu malaikat Munkar dan Nakir, maka lawanlah dengan seluruh kekuatanmu jika kamu mampu.

Keenam,Sekiranya malaikat Zabaniah penjaga Neraka datang hendak menyeretmu ke dalamnya, maka katakan kepadanya bahwa kamu tidak akan mengikutnya. Sekiranya engkau dapat berbuat demikian, maka silahkan untuk melakukan maksiat.

Saudaraku, jika kita tidak bisa melakukan semua syarat yang tersebut diatas, maka masihkah kita bermaksiat kepada Allah sedangkan kita memakan rezeki-Nya? Masihkah kita bermaksiat kepada Allah sedangkan kita tinggal di bumi-Nya? Masihkah kita bermaksiat kepada Allah sedangkan Allah Maha Mengetahui segalanya dan Maha Mengetahui segala hal yang tersembunyi? Masihkah kita bermaksiat kepada Allah sedangkan kita tidak kuasa menolak malakul maut yang hendak mencabut nyawa kita? Masihkah kita melakukan maksiat sedangkan kita tidak kuasa melawan makarnya malaikat Munkar dan Nakir? Dan masihkah kita bermaksiat sedangkan kita tidak mampu melawan keganasan malaikat Zabaniyah?

Marilah kita memperbanyak muhaasabah terkait kemaksiatan-kemaksiatan yang seringkali kita perbuat. Memperbanyak untuk mengingat kematian karena kematian adalah obat mujarab untuk mengobati diri kita dari virus kemaksiatan.

Imam al-Daqqaq berkata, “Barangsiapa memperbanyak mengingat mati, dia dikaruniai tiga perkara: menyegerakan taubat, hati yang qana’ah, dan semangat beribadah.” (Imam al-Qurtubi, al-Tadzkirah fi Ahwal al-Mauta wa Umuri al-Akhirah).

Ibnu al-Qayyim berkata, “Jika hati sudah semakin gelap, maka amat sulit untuk mengenal petunjuk kebenaran.” (al-Daa’ wa al-Dawaa’, hal. 107).
Semoga ulasan ringkas ini menjadi motivasi bagi kita untuk menghidari kemaksiatan sebisa mungkin. Karena sejatinya, kemaksiatan hanya mengerdilkan hati dan mematikan rasa.



Read more »

18 May, 2014

10 Fakta Tentang Boko Haram

REPUBLIKA.CO.ID, ABUJA -- Boko Haram menjadi perhatian dunia setelah aksinya menculik 200 pelajar perempuan Nigeria beberapa waktu lalu. Bahkan, mereka mengancam akan menjual para sandera sebagai budak.
Didirikan oleh Mohammed Yusuf pada 2002, kelompok ini memiliki tujuan mendirikan negara Islam 'murni'. Seperti dikutip dari hmetro, berikut 10 fakta terkait Boko Haram.
1. Nama rasminya adalah Jama’atu Ahlis Sunna Lidda’awati wal-Jihad(Gerakan Dakwah Ahli Sunnah dan Jihad), namun diberi nama Boko Haram atau 'Haramkan Pendidikan Barat' dalam bahasa setempat.
2. Sebanyak 10.000 orang diperkirakan tewas dalam kekerasan terkait Boko Haram sepanjang periode 2002-2013.

3. Menurut Human Right Watch, Boko Haram selama periode 2009-2012 bertanggung jawab atas 900 pembunuhan melalui berbagai insiden kekerasan.
4. Boko Haram menganggap keterlibatan Muslim dalam partai politik atau kegiatan sosial yang memiliki korelasi dengan organisasi Barat sebagai sesuatu yang ilegal. Itu termasuk pemilu, memakai kemeja dan celana panjang atau menerima pendidikan sekuler.

5. Mohamed Yusuf mendirikan Boko Haram di Maiduguri pada 2002. Dia mendirikan kompleks agama termasuk masjid dan sekolah agama yang dijadikan pusat perekrutan anggota baru.

6. Pada tahun 2009, Boko Haram meluncurkan serangan terhadap gedung pemerintah dan kantor polisi setelah operasi besar-besaran yang diluncurkan pasukan keamanan untuk memberantas kelompok itu sehingga Mohamed Yusuf ditangkap sebelum akhirnya meninggal dalam tahanan.

7. Boko Haram tidak mengakui pemerintah Nigeria. Mereka menginginkan Nigeria menjadi negara Islam.

8. Laporan Amerika Serikat pada 2011 menyebut Boko Haram adalah ancaman terbaru yang semakin merajalela dan dilaporkan memiliki hubungan dengan Al Qaidah di Afrika .

9. Boko Haram terkenal dengan gaya serangan menggunakan penyerang bermotor untuk membunuh anggota polisi, politisi, ulama atau siapapun yang mengecam kelompok tersebut.

10. Sejak 2011, Nigeria dilaporkan bekerjasama dengan AS dan CIA untuk menghentikan Boko Haram. Namun, kelompok itu terus memicu kekerasan dan bertindak kejam.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/14/05/15/n5kp0i-10-fakta-tentang-boko-haram
Read more »

Ikhwanul Muslimin Akan Gelar Konferensi di Inggris Untuk Mengenalkan Pemikirannya

dakwatuna.com – London. Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) menyatakan akan mengadakan konferensi besar di London, Inggris, akhir bulan ini. Konferensi itu bertujuan untuk lebih mengenalkan pemikiran Ikhwanul Muslimin.

Anggota komisi hubungan luar negeri FJP, Muhammad Sawadin, mengatakan, “Keputusan pemerintah Inggris membentuk sebuah tim investigasi pemikiran Ikhwanul Muslimin adalah sebuah kesempatan baik untuk lebih mengenalkan Ikhwanul Muslimin kepada rakyat Inggris. Pengenalan itu akan terjadi dengan cara yang damai dan manusiawi.”
Pada awal bulan Maret yang lalu, pemerintah Inggris mengumumkan bahwa pihak-pihak yang berkepentingan bisa mengajukan bukti-bukti yang terkait dengan jamaah Ikhwanul Muslimin hingga tanggal 30 bulan Mei ini. Hal itu untuk membantu tim investigasi yang dibentuk oleh perdana menteri David Cameron.

Dalam rangka inilah, menurut Sawadin yang berdomisili di luar negeri ini, Ikhwanul Muslimin mengadakan konferensi pada tanggal 28 Mei mendatang untuk mensosialisasikan pemikiran Ikhwanul Muslimin. Konferensi itu terbuka secara luas bagi semua pihak. Terutama kalangan media, peneliti, akademisi, politikus dan sebagainya. Diharapkan, dengan pengenalan ini, akan terbangun hubungan yang baik antara Ikhwanul Muslimin dengan masyarakat Eropa. (msa/dakwatuna/islamion)


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/17/51387/ikhwanul-muslimin-akan-gelar-konferensi-di-inggris-untuk-mengenalkan-pemikirannya/#ixzz3225lCp7f 



Read more »

09 April, 2014

Semarak Partai Islam di Sudan

Suhu di Khartoum yang mencapai 40 derajat Celcius lebih tak menyurutkan niat kami untuk berangkat menuju KBRI Khartoum dalam rangka menyaksikan proses penghitungan suara Pemilu Legislatif 2014. Proses pengambilan suara telah dilakukan pada hari Jum'at, 5 April 2014 dan pada hari inilah kami siap menanggung hasil perjuangan kami sejak beberapa bulan sebelumnya.

Untuk Pemilu Legislatif di luar negeri kali ini, jenis surat suara yang digunakan hanya satu; yaitu surat suara untuk memilih caleg DPR RI Dapil DKI II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri). Hal ini tentu memudahkan upaya direct selling kami dalam menyosialisasikan caleg-caleg dari PKS."Pokoknya coblos yang nomor tiga, ya!"

Jumlah WNI di Sudan sendiri berjumlah 556 orang dari berbagai kalangan; mahasiswa, tenaga kerja, tentara, polisi, dan para diplomat. Dari jumlah sebanyak itu, yang tercatat memilih di TPS KBRI Khartoum berjumlah 401 orang dan yang memilih lewat pos berjumlah 6 orang. Adapun yang memilih lewat jalur pos, maka penghitungan diadakan pada tanggal 15 April 2014 sesuai prosedur KPU.

Pada hari ini; Rabu 9 April 2014, pukul 14.30 WS, penghitungan pun dimulai dengan parta Hanura yang muncul dalam surat suara pertama yang dibuka. Beberapa puluh menit setelahnya, nama-nama partai dan caleg lain terus diteriakkan dengan euforia para penonton. Setiap nama partai dan caleg yang disebutkan selalu disambut meriah dengan tepuk tangan, teriakan, maupun takbir yang menggema di sudut-sudut aula KBRI Khartoum.

Penghitungan berakhir pada pukul 16.30 WS dan hasilnya bisa dilihat sebagai berikut:
  1. Nasdem : 2 suara
  2. PKB : 54 suara
  3. PKS : 214 suara
  4. PDIP : 39 suara
  5. Golkar : 17 suara
  6. Gerindra : 4 suara
  7. Demokrat : 5 suara
  8. PAN : 7 suara
  9. PPP : 20 suara
  10. Hanura : 8 suara
  11. PBB : 17 suara
  12. PKPI : 0 suara
Surat Rusak : 15 suara
Tidak Sah : 15 suara
Pos : 5 suara



Alhamdulillah dari data diatas bisa disimpulkan bahwa partai Islam sangat mendominasi Pemilu Legislatif di Sudan yang diwakili oleh PKS, PKB, dan PPP yang ada dalam lima besar teratas. Tentunya fenomena ini menunjukkan bahwa masih ada angin segar untuk berkembangnya politik Islam dalam kehidupan para WNI di Sudan. Tidak heran, mayoritas warga Indonesia disini memahami betul manfaat dan tata cara penerapan Islam dalam berbagai aspek, khususnya politik dalam hal ini.

Besar harapan kami agar tren positif partai-partai Islam ini bisa terus berkembang dan bersatu di tanah air demi terciptanya negara Indonesia yang menerapkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bangsa. Semoga umat Islam bisa menjalin persatuan satu sama lain dalam membangun masyarakat madani, baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafuur. Kabulkanlah doa kami Ya Rabb.








Read more »

08 April, 2014

#MerekaTakAkanPercaya, Serangkai Penjelasan Melalui Kata-Kata

Setelah acara Silaturrahim Akbar & Sosialisasi Caleg serta Turnamen TRW Cup yang lalu, banyak yang menanyakan pada kami berbagai hal, terutama yang berkaitan dengan "dari mana sih dana untuk acara ini?".

Namun setelah kami jawab sejujur-jujurnya, sebagian mereka masih menunjukkan rasa keraguan atas jawaban kami.

Sebagai imbasnya, salah seorang saudara kami menuangkan curhatannya dalam timeline Twitternya (@Habgazi) sebagai berikut.

  • Suatu hari ada yang bertanya @PKSsudan ngadain acara dananya darimana? #MerekaTakAkanPercaya
 Saya jawab, kami kader @PKSsudan patungan #MerekaTakAkanPercaya
Terus kalian mengadakan TRW Weeks @PKSsudan dananya darimana? #MerekaTakAkanPercaya 
 Saya jawab, kami kader @PKSsudan urunan #MerekaTakAkanPercaya
@PKSsudan sudan kan juga ngadain acara besar2an dan bazar di taman internasional, dananya darimana? #MerekaTakAkanPercaya
Saya katakan, kami kader @PKSsudan ngumpulin dana pribadi #MerekaTakAkanPercaya 
 Terus TRW Cup @PKSsudan dananya darimana #MerekaTakAkanPercaya
Saya bilang, kami kader @PKSsudan terlatih berinfaq #MerekaTakAkanPercaya
Saya ditanya, saksi @PKSsudan dibayar berapa? #MerekaTakAkanPercaya
Saya jawab, kami para saksi @PKSsudan demi perjuangan karena Allah kami tidak dibayar #MerekaTakAkanPercaya
Kalau para kader @PKSsudan bekerja ikhlas karena Allah tanpa bayaran #MerekaTakAkanPercaya 
Semoga keikhlasan ini bisa kami pertahankan dengan ridha dan rahmat Allah di jalan-Nya. 
Read more »

29 March, 2014

Silaturrahim Akbar dan Sosialisasi Caleg PKS Sudan

Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin, pada tanggal 27 Maret 2014, hari Kamis kemarin telah terlaksana acara Silaturrahim Akbar dan Sosialisasi Caleg Taufik Ramlan Wijaya yang diadakan oleh PIP PKS Sudan di Masrah Saba, komplek Hadiqah Dauliya, Khartoum.

Acara yang dihadiri 120-an WNI ini dimeriahkan dengan berbagai bazaar dan pertunjukan, di antaranya; Nasyid Suara Keadilan, Teater Pantomim, Stand-up Comedy, Tari Saman Aceh, Cup Song, pembagian hadiah kepada mahasiswa berprestasi dan para juara lomba, dan pemutaran video. Adapun bazaar, pesertanya sebagai berikut; Ibu Nuroh yang menjual berbagai kuliner Nusantara, La Tansa Sudan Catering, Keripik Ali, Pempek Palembang Kamil, stand Bang Roni yang menjual berbagai obat-obatan alami Nusantara, dan tim bazaar PKS Sudan yang menjual berbagai penganan dan bumbu dapur.

Dimulai dari jam 20.00 WS hingga 23.00 WS, acara ini dimulai dan diakhiri dengan harapan agar tali persaudaraan WNI di Sudan semakin erat dan agar WNI di Sudan mampu mengetahui tata cara pencoblosan yang benar melalui simulasi yang diadakan di tempat acara.

Live tweet juga digencarkan dalam acara ini melalui sentral account Twitter @PKSsudan melalui yang bisa dilihat di sini.

Ucapan terimakasih kami haturkan kepada :
  • Para panitia
  • Para donatur
  • Peserta bazaar
  • Pengisi acara
  • KBRI Khartoum dan Tim PPLN Sudan
  • PPMI Sudan dan perwakilannya yang hadir di acara
  • Para tamu undangan
  • Para WNI yang turut berpartisipasi dalam acara ini
Besar harapan kami agar acara ini bermanfaat bagi kita semua. Amin Ya Rabbal 'Alamin.

Tamu undangan mulai berdatangan.

Galeri Kids Selfie.

Sholatnya gak ketinggalan dong..

Flashmob di awal acara.

TIGA!!
Tilawah al-Qur'an oleh Ust. Abdul Halim.

Wajah-wajah bujangan penuh keceriaan.


Menyanyikan Indonesia Raya dan Mars PKS.

Orasi politik oleh Ketua PKS Sudan, Taufiqurrahman, Lc.

Stand Bu Nuroh. Maknyoss..

Mblooo..

Gaya Ali Lukman saat stand-up comedy.

Yang lagi ngetren; cup song.

Haloo..

Suasana bazaar.



Juara Kids Selfie; Ananda Aliya.

Pemberian hadiah lomba akhwat.

Perfomance Tari Saman dari KMA (Keluarga Mahasiswa Aceh).



Amunisi untuk bazaar.
Duo MC yang memandu acara, Kiagus Ahmad dan Maulianda.

Pak Thalhah Ubaidillah dari Tim PPLN Sudan sedang berbicara mengenai teknis Pemilu secara umum.

Pemberian hadiah kepada mahasiswa berprestasi ikhwan.


Pemberian hadiah kepada mahasiswa berprestasi akhwat.

Juara dua Turnamen TRW Futsal Cup dari Tim Aneuk Rencong.

Juara lomba dari Ikhwan.
Juara satu Turnamen TRW Futsal Cup, Marbot FC.

Juara lomba dari Akhwat.

Pantomim Teater.

Indonesia~

La Tansa Sudang Catering on action.


Nasyid Suara Keadilan on stage.

Pembacaan doa oleh Ust. Abdullah al-Manan.

Read more »

 

PKS TV Sudan