Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/31/52367/tim-pemenangan-prabowo-hatta-percayakan-saksi-di-tps-pada-pks/#ixzz340uwnmac
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook
Rangkaian huruf ini menggambarkan ghirah dan passion kita dalam berdakwah. Apapun Yang Terjadi Kami Tetap Melayani.
Sesungguhnya Muslim yang kuat lebih dicintai Allah daripada Muslim yang lemah. Dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang mantap.
Rapatkanlah barisan, singsingkan lengan baju, mari saling memperkuat dan mengingatkan di dalam ridho dan rahmat-Nya.
"Amat besar kebencian di sisi Allah, bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan." – (QS.61:3)
Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Adakah di antara kita yang tersayat atau terluka ? Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.
6:16 AM
Unknown
6:10 AM
Unknown
8:00 AM
Unknown
7:56 AM
Unknown
Khazanah Fiqh dalam furu'nya begitu kaya; di dalam nan benar, masih ada tepat & luput, jumhur & menyendiri. Indahnya jika ummat kian dewasa.
Di kalangan Tabi'in; Imam Atha' ibn Abi Rabah menabrak pendapat Jumhur kala menyatakan melempar jumrah sebelum lingsir mentari adalah utama.
Pendapat beliau, pada zamannya, dianggap ganjil & menyalahi ijma'. Tapi lalu tibalah masa di mana pendapat beliau dianggap tepat & dipakai.
Masa itu adalah hari ini; ketika jama'ah haji membludak & tak mungkin semua ambil waktu utama bakda lingsir. Memaksakan; justru jadi bahaya.
Demikianlah Fiqh dengan kekayaan khazanahnya; akan menemukan tempat & waktu di mana ummat menghajatkan fahaman tepat dalam beragama. Indah.
Maka selain 'ilmu, ada yang penting kita warisi dari Salafush Shalih. Akhlaq. Setelah hujjah bertemu hujjah; hujat tak lagi mendapat tempat.
Ada nan masih bertanya; apakah Ikhtilaf meniscayakan yang satu benar sedangkan yang lain keliru? Mari kita simak salah satu contoh terkenal.
Nabi bersabda pada pasukan yang akan berangkat ke Bani Quraizhah bakda perang Ahzab; "Jangan kalian shalat 'Ashr kecuali di Bani Quraizhah!"
Ternyata; sebelum sampai ke Bani Quraizhah, waktu 'Ashr hampir habis. Sebagian sahabat berhenti tuk shalat 'Ashr; sebagian lain jalan terus.
Yang berhenti beranggapan sabda Nabi itu mengandung makna kiasan bahwa mereka harus bergegas. Tapi kalau waktu 'Ashr mau habis; shalat dulu.
Dasar dalil mereka jelas; shalat itu 'ibadah yang ditentukan waktunya & tidak mungkin menjama' 'Ashr dengan Maghrib nanti di Bani Quraizhah.
Yang berjalan terus juga berdalil; sabda Rasulullah itu mutlak: tidak boleh shalat 'Ashr kecuali di Bani Quraizhah. Tempat yang menentukan.
Bagi mereka; menyelisihi perintah Rasulillah adalah kedurhakaan. Maka merekapun jalan terus meski belum shalat 'Ashr & waktunya sudah habis.
Perhatikan; bagi yang berhenti, yang jalan terus itu berdosa karena tidak shalat 'Ashr pada waktunya. Pun sebaliknya bagi yang jalan terus..
..yang berhenti itu dosa karena menyelisihi perintah Rasulullah & shalat tidak di tempat yang beliau tentukan. Betapa rumit kedua fahaman.
Tapi apa yang terjadi ketika seusai misi mereka menghadap & saling melaporkan? Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tak menyalahkan siapapun!
Beginilah Fiqh; ia bermakna pemahaman. Maka kadang pemahaman memang tak bisa satu. Dan keduanya tiada yang disalahkan oleh Baginda Nabi.
Maka para Imam Fuqaha' nan agung mengajari; Ikhtilaf tak selalu berarti yang satu benar yang satu keliru. Keduanya bisa ada dalam kebenaran.
Amat adil & mulia ujaran Imam Asy Syafi'i; "Pendapatku benar, tapi mengandung keliru. Pendapat orang lain keliru, tapi mengandungi benar."
Hari ini, kita & mereka bagai bumi & langit dalam ilmu; maka dalam adab & akhlaq, mari mengupayakan jadi cermin pemantul para mentari itu.
نحن إلى قليل من الأدب أحوج منا إلى كثير من العلم
Kita lebih berhajat pada sedikit Adab, daripada berbanyak Pengetahuan. {Ibn Al Mubarak}
Demikian Shalih(in+at), bincang kecil dari Salim yang fakir ilmu & dha'if adab, tentang Ikhtilaf dalam Fiqh & warisan Adab Salafush Shalih:)
6:21 AM
Unknown
6:15 AM
Unknown
7:25 AM
Unknown
7:22 AM
Unknown
7:17 AM
Unknown